-->

Rektor UNRI Laporkan Mahasiswa, Karena Kritik Biaya Kuliah Yang Mahal

Rektor UNRI Cabut Laporan Dan Akan Berkoordinasi Dengan Polda Riau

Viral! Rektor Universitas Riau melaporkan mahasiswanya ke polisi karena beredarnya video yang mengkritik biaya kuliah mahal di universitas tersebut. Dalam video yang beredar di media sosial, Mahasiswa Fakultas Pertanian UNRI Khariq Anhar yang memprotes biaya kuliah yang mahal.

Di Video tersebut, Khariq juga menyebut rektor sebagai broker pendidikan. Setelah video tersebut diunggah, kuasa hukum Rektor UNRI, Sri Indarti membuat aduan dan melaporkan Mahasiswanya bernama Khariq Anhar ke Polda Riau atas dugaan pelanggaran Undang-Undang ITE.

Rektor UNRI Cabut Laporan Dan Akan Berkoordinasi Dengan Polda Riau

Rektor Universitas Riau Sri Indarti menyatakan tidak melanjutkan proses hukum terkait dugaan pelanggaran undang-undang ITE yang dilakukan oleh mahasiswanya. Rektor UNRI ini juga menyatakan tidak bermaksud mengkriminalisasi mahasiswanya.

Rektor UNRI menyatakan akan berkoordinasi dengan Polda Riau untuk menyelesaikan kasus tersebut secara damai. Hal ini disampaikan Rektor Universitas Riau Sri Indarti saat memberikan keterangan pers terkait pengaduan yang dilakukan dirinya terhadap mahasiswanya.

Dia menyatakan tidak bermaksud melaporkan mahasiswa yang membuat video kritik tentang mahalnya uang kuliah Tunggal atau UKT di UNRI. Ia mengaku hanya ingin mengetahui pelaku yang menyebarkan video tersebut ke media sosial.

Selaku Rektor Universitas Riau saya tidak bermaksud untuk melakukan kriminalisasi terhadap mahasiswa saya sendiri. Tidak membungkam kebebasan menyampaikan pendapat dan tetap memberikan ruang untuk melakukan kritik, saran, dan masukan terhadap kebijakan-kebijakan, termasuk iuran pengembangan institusi dan uang kuliah tunggal. Karena hasil penyelidikan di Polda Riau sudah diketahui pemilik akun adalah mahasiswa Universitas Riau, maka persoalan ini tidak dilanjutkan dan kami sudah berkoordinasi dengan Polda Riau". Ucap, Rektor Universitas Riau Sri Indarti

Protes UKT Naik Lewat Medsos, Mahasiswa UNRI Dipidanakan Rektor

Sebelum mencabut tuntutannya, Rektor UNSRI, Sri Indarti melaporkan mahasiswanya dan menempuh ke jalur hukum, Menurut Muhammad Arruf, kuasa hukum Rektor Universitas Riau, mengatakan:

"Kasus ini dilakukan pengembangan oleh penyidik dan hasil penyelidikan ditemukan dua bukti permulaan yang cukup dan ternyata mengarah kepada salah satu mahasiswa Universitas Riau. Jadi perlu kami tekankan yang dilaporkan atau yang diadukan Ibu Sri Indarti klien kami, bukan mahasiwa dan bukan pula untuk melakukan kriminalisasi, tapi yang diadukan ini adalah akun aliansi mahasiswa penggugat. Di mana klien kami sebenarnya ingin mencari titik terang siapa sebenarnya pemilik akun yang telah mencemar nama baik klien kami ini".

Khariq Anhar sendiri merupakan mahasiswa semester akhir di Fakultas pertanian UNRI yang dilaporkan rektor ke polisi, ia menggap pelaporan tersebut merupakan bentuk Pembungkaman Suara Mahasiswa.

Khariq mengaku telah diperiksa polisi sebanyak dua kali sebagai saksi dan terlapor. Mahasiswa ini dilaporkan Rektor UNRI Sri Idarti ke polisi usai mengkritik mahalnya biaya uang kuliah tunggal atau UKT melalui video yang diunggah di media sosial.

"Saya mengaggap itu sebagai bentuk dari kurangnya koordinasi di perguruan tinggi dan juga pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi. Dan kita merasakan di sini bahwa pelaporan demi pelaporan itu dimaksudkan untuk menghilangkan suara-suara dari mahasiswa. Terutama karena pelaporan itu langsung kepada pihak kepolisian menurut kami apabila memang diketahui bahwa video tersebut adalah video yang dibuat oleh mahasiswa, maka alangkah baiknya pelaporan itu ataupun investigasinya dilakukan di kalangan mahasiswa ataupun akademisi". Ucap, Khariq Anhar.

Sejauh ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi, namun polisi tengah mengupayakan mediasi kedua belah pihak dan penyelesaian melalui jalur keadilan. Rektor UNRI, Sri Indarti, menunggu proses hukum selanjutnya di Polda Riau dan siap memberikan keterangan. 

0 Response to "Rektor UNRI Laporkan Mahasiswa, Karena Kritik Biaya Kuliah Yang Mahal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel